Secara
normatif tujuan pendidikan sains adalah bisa
mengidentifikasi hakekat sains dengan penemuan. Hubungan sains dengan teknologi
adalah sains sebagai dasar kontribusi
dari kemajuan teknologi.Dalam
pembelajaran, guru hanya sebagai pemberi dan sis wa hanya diberi maka siswa
telah kehilangan intuisinya, karena sains adalah sebuah proses yang mengarahkan
siswa melakukan penyelidikan secara ilmiah.
Filsafat
yakni normative berjalan sejalan bersama material, formal dan spiritual. Pada
zaman Yunani kuno (2000 SM), belum ada agama tetapi sudah ada aspek
spiritualnya. Sebagai contoh adanya Dewa Hermein yang mengetahui bisikan Tuhan
dan menyampaikannya kepada rakyat biasa. Prinsip ini dikenal sebagai
Hermeinitika (terjemah dan menterjemahkan).
Filsafat
muncul sebagai akibat dati adanya usaha keluar dari mitos. Mitos adalah
mengerjakan dulu sebelum mengetahui bagaimana hakekatnya. Satu demi satu mitos
mulai terpecahkan. Tetapi mitos juga memiliki kehebatan dan kelemahan. Contoh
kehebantannya adalah mitos nyi roro kidul (orang jawa), manfaat dari mitos ini
adalah masyarakat harus percaya kepada rajanya, dan menghargai terhadap laut
sehingga terjaga kelestariannya. Namun kekurangan dari mitos adalah membodohi
masyarakat dari zaman ke zaman.
Dalam
aliran filsafat, Aristoteles adalah filsuf yang pertama kali menimbulkan ide
seehingga disebut sebagai bapak logika. Kemudian Plato adalah filsuf yang
menciptakan adanya republic tertua (yunani) yaitu tentang ketatanegaraan. Pada
zaman modern filsuf Immanuel Kant mengembangkan rasionalisme dan empirisme.
Bentuk material, formal, dan spiritual berjalan terus. Dinamikanya adalah
terjadi perang salib antara islam dan Eropa. Perang salib pertama, Eropa
dikalahkan. Buku-bukunya di bawa oleh orang islam (filsafat Yunani kuno),
buku-buku di gereja dihanguskan. Sejak saat itu orang-orang Eropa kehilangan
sumbernya. Kemudian perang yang kedua dimenangkan oleh Eropa, dan menemukan
kembali bukunya. Salah satu jasa orang islam adalah menyimpan buku-buku Yunani
kuno dan mengembangkannya. Tokoh filsuf islam antara lain Imam Gazhali. Sisi
formalnya adalah terciptanya industrialisasi (pemikiran jaman modern).
Agus
E. Comte, jaman pemikiran ilmiah dimana masyarakat ilmiah dianggap masyarakat
yang paling tinggi. Masyarakat agama adalah masyarakat irasional (kasta bawah).
Sehingga lahir ilmu bidang seperti fisika, kimia, biologi, matematika.
Formalnya dalam bentuk Negara adalah eksploitasi jalan terus, adanya
kolonialisasi. Terjadi perang saudara di Amerika yaitu antara industrialisasi
dengan agraris. Industrialisasi menang karena tonggaknya power now, ada 4
pilar:
1. Kapitalisme
2. Prgmatisme
3. Utilitarian
4. Hedonism (cenderung meninggalkan spiritual)
Normatif
dalam bidang pendidikan, adanya lima penggolongan dunia pendidikan, yaitu:
1. Dunia pendidikan kaum kaum industrialis teknologi.
2. Kaum konservatif: masyarakat yang cenderung mewariskan
nilai lama (kerajaan).
3. Kelompok put humanis: berpusat pada manusi, lawan dari
spiritual (komunis).
4. Kelompok masyarakat progresif.
5. Kelompok masyarakat sosio aktifis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar