Senin, 08 Oktober 2012

APA ITU DETERMINISM?


Determinism berasal dari kata “to determin” yang berarti memberlakukan sifat atau menjatuhkan sifat. Contoh determinism (pada hewan) misalnya, seekor burung yang menjatuhkan kontorannya di atas daun. Pada tumbuhan misalnya, daun yang jatuh ke tanah itu sudah determinism karena daun telah menutup-nutupi sifat tanah yang tampak  hanyalah sifat daun. Lalu bagaimana relevansinya pada kehidupan kita? Sangat relevansi. Bahaya dari determinism adalah jika merugikan orang lain, determinism kecil merugikan, determinism besar bisa membunuh. Dan bahaya lagi jika yang bersangkutan tidak menyadarinya dan itu telah dilakukan oleh hampir semua guru di Indonesia, karena semua guru suka menutupi murid-muridnya dengan bayang-bayang mereka (seperti dalam elegi guru menggapai kesempatan).  Maka secara filsafat, orang yang suka menutupi sifat orang lain, orang yang suka memaksakan kehendak, dan seorang pemimpin yang tidak bijaksana adalah orang yang sangat kejam. Maka salah satu solusinya adalah komunikasi, berusaha mengungkapkan kembali supaya tidak jauh memahaminya (dengan cara terjemah dan menterjemahkan).
Sehebat-hebat manusia, determinnya masih relativ. Determin absolute adalah Tuhan, karena Tuhan yang menciptakan segalanya di dunia ini. Sebagian besar orang sangat suka menjatuhkan sifat kepada orang lain terutama kepada orang yang dikuasainya. Misalnya suami yang menjatuhkan sifat kepada istri, ibu kepada anak, dan kakak kepada adik, gubernur kepada bawahannya, dan seterusnya. Disini yang ditekankan adalah determinasi guru kepada murid, sehingga guru harus instrospeksi yaitu dengan komunikasi, terjemahkanlah siswamu dan maka akan diterjemahkan siswamu dalam ruang dan waktu dalam kerangka doa. Guru yang mengatakan bahwa murid itu pintar itu termasuk determinasi positif karena membuat murid bahagia, tetapi dalam waktu lama belum tentu itu baik.

Dewi Anggraini P.
PSn Kls D 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar